
APA YANG MUNGKIN TERJADI PADA BAD TIME ANDA?
Setiap orang akan mendapat ujian dalam setiap kehidupannya. Ujian itu berbagai macam bentuk. Sebagai contoh, anak sekolah akan selalu diuji setelah selesai setiap kompetensi yang dicapainya. Dilanjutkan ujian harian. Dilanjutkan lagi ujian tengah semester, dan semester. Pada akhir suatu jenjang pendidikan pemerintah masih menguji dengan yang namanya Ujian Nasional. Bagaimana dengan ujian yang nyata setiap harinya dalam menjalami kehidupan?
Seseorang dikatakan beriman kalau orang itu telah mendapat ujian. Dan orang beriman akan selalu diuji keimanannya. Ujian dalam kehidupan ini bisa berupa bencana, malapetaka, penyakit, kekayaan, pangkat jabatan malah kematian.
Ingat, Tuhan memberikan beban atau ujian sebatas kita bisa menghadapinya. Tuhan tidak akan memberikan ujian apabila kita tidak sanggup menerimannya. Jadi sebenarnya tidak perlu khawatir terhadap apapun musibah yang menimpa kita. Namun, adakalanya suatu musibah itu disebabkan oleh diri kita sendiri yang berlebih-lebihan.
Makan berlebihan bisa menimbulkan penyakit. Menebang hutan seenaknya bisa menimbulkan longsor dan banjir. Produksi kendaraan yang berlebihan mengakibatkan pemanasan global yang diikuti oleh pembakaran hutan. Berburu hewan tanpa kendali menyebabkan tidak seimbangnya rantai makanan yang bisa punahnya hewan-hewan langka. Bagaimana dengan prilaku manusia antar sesamanya?
Setiap orang mempunyai waktu paling jelek alias diuji. Namun kadang-kadang ujian itu disebabkan karena ulah manusia. Contoh ulah perbuatan manusia yaitu:
Pemberian penyakit melalui tenung
Pencurian
Penipuan
Pengkhianatan
Pembunuhan karakter
Fitnah
Kecelakaan
Hal-hal buruk di atas dapat terjadi pada waktu buruk (bad time) seseorang. Ini sangat tergantung kepada interaksi sebelumnya. Sebagai contoh, dua orang karyawan bertengkar karena suatu masalah, malah hal sepele. Si A tidak menerima perlakuan si B. Begitu juga sebaliknys si B tidak menerima perlakuan si A. Bedanya, si A mengambil sikap diam dan sabar saja walau ia merasa dirugikan oleh si B. Sebaliknya si B tidak mau sampai disitu. Dia merasa sakit hati dan melakukan upaya balas dendam. Alhasil, Si B pergi ke tukang tenung untuk memberi order supaya si A menderita, bahkan sampai membunuh si A.
Prinsipnya. Si A memilih sabar. Mungkin dia tahu bahwa Tuhan bersama orang yang sabar. Dan si B memilih bersekutu dengan setan karena tidak sabaran.
Hal ini bisa terjadi terhadap siapapun termasuk Anda, Sahabat Karibku.
Pada lain kasus, mungkin kita mengalami pencurian, Dilain kesempatan mungkin anda yang dikhianati. Dalam hal ini saya mengajak anda untuk mengetahui masa-masa sulit yang mungkin Sahabat Karibku hadapi. Dengan mengetahui kenungkinan yang akan terjadi, kita bisa mengurangi efek kejahatan bahkan mencegahnya sama sekali. Semua ini sangat tergantung bagaimana kita mempersiapkan diri.
Sahabat karibku, yuuk Hubungi saya secepatnya.

No comments:
Post a Comment